Bogor, – Badan
Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri melalui Balai
Pengembangan Kompetensi Satpol PP dan Damkar menggelar Pembukaan Pelatihan
Dasar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada Senin (3/11/2025) di Aula
Kantor Balai, Bogor.
Kegiatan ini dibuka secara resmi
oleh Kepala BPSDM Kemendagri, Sugeng Hariyono, dan diikuti oleh 39 peserta
Satpol PP dari Kota Bekasi dan Kota Bandung. Pelatihan akan berlangsung selama
10 hari, mulai 3 hingga 13 November 2025, di Kelas Pajajaran, Balai
Pengembangan Kompetensi Satpol PP dan Damkar.
Dalam sambutannya, Kepala BPSDM
Kemendagri menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah
mengirimkan peserta untuk mengikuti pelatihan. “Kami mengucapkan terima kasih
kepada pemerintah daerah yang telah berkomitmen mengembangkan kompetensi aparatur
di bidang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa
pelatihan dasar ini merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kemampuan
teknis dan manajerial aparatur Satpol PP agar dapat memberikan pelayanan publik
yang cepat, tanggap, dan humanis.
“Tingkat kepercayaan masyarakat
terhadap Satpol PP harus dijaga dengan meningkatkan kapasitas sumber daya
manusia. Aparatur yang terlatih akan mampu menjalankan tugas dengan profesional
dan berintegritas,” jelasnya.
Kepala BPSDM juga berpesan kepada
peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin dan tanggung
jawab, serta menerapkan ilmu yang didapat di tempat tugas masing-masing. Selain
itu, ia mengingatkan perwakilan pemerintah daerah yang hadir agar memperhatikan
dan memprioritaskan anggaran pengembangan kompetensi ASN dalam penyusunan APBD.
Melalui pelatihan ini, diharapkan
para peserta tidak hanya memahami teori dan prinsip dasar penegakan perda dan
perkada, tetapi juga mampu mengimplementasikannya di lapangan secara
profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
