Jakarta – Badan Pengembangan
Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri kembali menunjukkan
komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Berdasarkan Hasil
Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Semester I Tahun 2026, BPSDM Kemendagri
memperoleh Nilai SKM sebesar 85,80 dengan Mutu Pelayanan B (Baik).
Survei yang dilaksanakan mengacu
pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 14 Tahun 2017 ini melibatkan 126 responden
dan mengukur 9 unsur pelayanan sebagai indikator kualitas pelayanan publik yang
diberikan BPSDM Kemendagri.
Hasil survei menunjukkan bahwa
secara umum masyarakat memberikan penilaian positif terhadap pelayanan yang
diselenggarakan BPSDM Kemendagri. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa berbagai
upaya peningkatan kualitas layanan telah memberikan dampak yang baik terhadap
kepuasan pengguna layanan.
Adapun hasil penilaian pada
masing-masing unsur pelayanan adalah sebagai berikut:
Persyaratan Pelayanan : 82,94
Kompetensi Petugas : 87,10
Kemudahan Prosedur : 84,13
Perilaku Petugas : 87,10
Kecepatan Pelayanan : 82,14
Sarana dan Prasarana : 81,94
Kewajaran Biaya/Tarif : 90,67
Penanganan Pengaduan : 94,25
Kesesuaian Produk Layanan : 81,94
Dari sembilan unsur tersebut, Penanganan
Pengaduan menjadi aspek dengan nilai tertinggi, yaitu 94,25, menunjukkan bahwa
mekanisme penyampaian dan tindak lanjut pengaduan telah berjalan sangat baik.
Selain itu, unsur Kewajaran Biaya/Tarif memperoleh nilai 90,67, yang
mencerminkan penilaian masyarakat bahwa biaya layanan telah sesuai dengan
ketentuan yang berlaku.
Kompetensi dan perilaku petugas
juga mendapat apresiasi tinggi dari responden dengan nilai masing-masing 87,10,
yang menggambarkan profesionalisme, keramahan, serta kemampuan aparatur dalam
memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Meskipun demikian, hasil survei
juga menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pelayanan di masa
mendatang. Beberapa aspek yang menjadi prioritas perbaikan antara lain sarana
dan prasarana (81,94), kesesuaian produk layanan (81,94), kecepatan pelayanan
(82,14), serta kemudahan prosedur (84,13). Perbaikan pada aspek-aspek tersebut
diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, efektivitas, dan kepuasan pengguna
layanan secara berkelanjutan.
Berdasarkan profil responden,
mayoritas berasal dari kalangan PNS sebesar 93,7%, sedangkan responden lainnya
sebesar 6,3%. Dari sisi pendidikan, responden didominasi lulusan S1 sebesar
71,4%, diikuti S2 sebesar 26,2%, dan kategori lainnya sebesar 2,4%.
Selain memberikan penilaian,
responden juga menyampaikan berbagai masukan konstruktif, di antaranya
peningkatan sarana dan prasarana seperti kamar, kebersihan, dan fasilitas
pendukung, kemudahan akses website dan informasi layanan, percepatan proses
pelayanan serta penerbitan sertifikat, hingga perluasan akses pelatihan, uji
kompetensi (ujikom), khususnya bagi peserta dari pemerintah daerah.
Kepala BPSDM Kementerian Dalam
Negeri menyampaikan apresiasi kepada seluruh responden atas partisipasi dan
masukan yang diberikan melalui Survei Kepuasan Masyarakat. Hasil survei ini
akan menjadi dasar evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran BPSDM
Kemendagri untuk terus melakukan inovasi dan penyempurnaan layanan.
Melalui semangat pelayanan yang
profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, BPSDM
Kemendagri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan guna
mendukung pengembangan kompetensi aparatur pemerintahan yang unggul, adaptif,
dan berdaya saing.
