Pontianak, 18 Agustus 2026
— BPSDM Kementerian Dalam Negeri mendorong penguatan kualitas sumber daya
manusia aparatur melalui Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II
Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Launching
Kalimantan Barat Corporate University (Kalbar Corpu), Selasa (18/8/2026).
Plt. Kepala BPSDM Kemendagri Andi
Ony menegaskan, peningkatan kualitas SDM menjadi faktor kunci dalam mewujudkan
Indonesia Emas 2045. Potensi besar Indonesia, baik dari sisi demografi, sumber
daya alam maupun posisi strategis, harus diiringi aparatur yang kompeten,
adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan pemerintahan.
“ASN memiliki posisi strategis
dalam memastikan pemerintahan berjalan efektif, pelayanan publik semakin
berkualitas, serta pembangunan daerah memberikan manfaat nyata bagi
masyarakat,” ujar Andi Ony.
Menurutnya, PKN Tingkat II tidak
sekadar meningkatkan kapasitas individu, tetapi diarahkan membentuk pemimpin
strategis yang mampu membangun sinergi, menggerakkan perubahan, mengelola
kolaborasi, serta menghasilkan inovasi yang berdampak pada kinerja organisasi
dan pelayanan publik.
Sementara itu, peluncuran Kalbar
Corpu menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pembelajaran aparatur
yang terintegrasi dengan kebutuhan organisasi. Corporate University
mentransformasi pola pelatihan menjadi strategic learning organization yang
menghubungkan pengembangan kompetensi, manajemen talenta, pengetahuan,
teknologi pembelajaran, dan pembelajaran di tempat kerja.
“Corporate University harus
menjadi mesin pembelajaran organisasi yang terhubung langsung dengan kebutuhan
dan sasaran strategis pemerintah daerah. Pembelajaran tidak berhenti di ruang
kelas, tetapi harus berdampak pada peningkatan kinerja,” jelasnya.
BPSDM Kemendagri berharap Kalbar
Corpu dapat memperkuat kolaborasi pusat dan daerah dalam membangun ASN yang
profesional, berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Pengembangan
kompetensi tersebut diharapkan turut memperkuat kualitas pelayanan publik, daya
saing daerah, dan pencapaian tujuan pembangunan Kalimantan Barat.
Kegiatan dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Kepala LAN, Sekretaris Daerah dan Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Barat, Forkopimda, para kepala daerah se-Kalimantan Barat, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta peserta PKN Tingkat II se-Provinsi Kalimantan Barat.
