BERITA BPSDM

Pembukaan Pembekalan Kepemimpinan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tahun 2017

Pembukaan Pembekalan Kepemimpinan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tahun 2017

Kegiatan Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri (BPSDM Kemendagri)  merupakan salah satu program prioritas Kementerian Dalam Negeri dalam pengembangan Sumber Daya Manusia. Kegiatan dibuka oleh Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dan dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengangkat tema Peningkatan Peran Strategis Penyelenggaraan Pemerintah Daerah untuk mengimplementasikan dan mewujudkan Nawa Cita. Kegiatan Pembekalan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (22/5/2017) sampai Rabu (24/5/2017) di Kantor BPSDM Kemendagri, Jalan Taman Makam Pahlawan Nomor 8, Jakarta Selatan, dengan jumlah peserta lebih banyak dari pelaksanaan kegiatan angkatan sebelumnya yang dilaksanakan pada bulan April lalu.  

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Teguh Setyabudi, dalam laporan pembukaan berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan wawasan, pengetahuan dan semangat juga pengabdian para peserta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan materi yang diberikan yaitu program prioritas, keuangan dan tentang kepemimpinan ESQ. 

Selain Kepala Daerah dan Wakilnya, para istri dari kepala dan wakil kepala daerah juga akan mendapatkan pembekalan yang sama pada hari berikutnya, Selasa (23/5/2017) sampai Rabu (24/5/2017). Kepala BPSDM juga menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan Pembekalan Kepemimpinan bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah hasil Pilkada serentak tahun 2017 pada bulan September mendatang.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, dalam pengarahannya pada acara pembekalan kepemimpinan bagi kepala daerah hasil pilkada 

serentak 2015  “sebenarnya forum ini dilaksanakan sebelum Bapak atau Ibu sekalian dilantik sebagai kepala daerah hasil pilkada serentak, tapi ada sebuah proses arahnya setelah mengikuti pilkada lalu mengikuti Lemhanas”, kemudian ia mengingatkan akan janji kampanye yang telah disampaikan oleh masing-masing kepala daerah. “Secara singkat kami ingin mengingatkan Bapak Ibu sekalian mempunyai tanggung jawab menjabarkan janji kampanye pilkada Bapak Ibu sekalian dan filosofi program tahun pertama sampai kelima”. Fokus yang diperlukan dalam pembangunan daerah diantaranya yaitu kegiatan prioritas, potensi dan karakteristik daerah, permasalahan, isu strategis, dan program strategis nasional. Prioritas pembangunan infrastruktur yang mendukung keseluruhan prioritas nasional meliputi penyediaan pelayanan dasar seperti kesehatan, infrastruktur yang mendukung sektor unggulan, dan infrastruktur perkotaan. Selain itu, masalah area rawan bencana, area rawan korupsi dan forum koordinasi pimpinan daerah, juga menjadi perhatian Menteri Dalam Negeri.  

Dalam kesempatan itu, Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Puji Nugroho, juga menyampaikan dalam arahannya mengenai masih banyaknya jumlah desa tertinggal di Indonesia, Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (PRUKADES), multiple effect pembangunan Embung atau sarana penampungan air hujan), dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak ekonomi desa.